Thursday, July 28, 2016

Beberapa Hal yang Mengganggu Produktivitas Kerja di Kantor

Leave a Comment
Tidak bisa disangkal, satu hal yang sering menghambat produktivitas Anda ketika bekerja adalah adanya distraksi kuat. Anda yang bekerja di office tower mega kuningan ini pastinya tahu benar dengan distraksi-distraksi tersebut. Kerjaan yang harus Anda selesaikan sudah menumpuk, namun godaan yang ada di sekitar Anda begitu kuat untuk ‘menjauhkan’ Anda dari kerjaan-kerjaan tersebut. Akibatnya, Anda menjadi tidak produktif dan terpaksa harus bekerja hingga larut agar pekerjaan bisa selesai. Nah, sebaiknya jauhi sumber distraksi di kantor berikut ini agar Anda bisa bekerja secara produktif.

  1. Ponsel. Bukan menjadi rahasia umum jika ponsel merupakan sumber distraksi paling kuat sepanjang masa. Puluhan chats di grup yang menunggu untuk dibaca, notifikasi dari sosial media, hingga keinginan untuk membuka ponsel sepanjang waktu merupakan masalah serius yang sering dihadapi oleh karyawan. Oleh sebab itu, nggak heran jika banyak karyawan yang memilih untuk mematikan paket internet mereka atau sengaja menyimpannya di dalam tas untuk menghindari distraksi tersebut.
  2. Browser. Bagi Anda yang harus terkoneksi dengan internet sepanjang waktu, godaan yang paling besar ketika bekerja adalah browser! Sambil mengecek email kantor, tidak sekali dua kali Anda membuka new tab untuk membaca artikel-artikel menarik, berbelanja di online shop, atau bahkan streaming video! Kalau sudah begini, rasanya waktu berjalan dengan sangat cepat deh! Lantas, gimana ya caranya supaya Anda tidak terjebak dalam kesalahan yang sama? Anda bisa memulainya dengan membuka tab yang berhubungan dengan pekerjaan saja pada laman browser dan menahan diri untuk tidak membuka laman lainnya.
  3. Obrolan di kubikel sebelah. Akrab dengan karyawan yang duduk di dekat kubikel Anda? Sebaiknya Anda berhati-hati. Sebab, Anda akan sering tergoda untuk mengobrol dengan mereka dan juga melontarkan candaan-candaan! Tanpa disadari, hal ini bisa membuat pekerjaan Anda terhambat, lho. Apalagi jika atasan Anda sedang tidak ada di kantor dan obrolan dengan teman kubikel sebelah sedang asyik-asyiknya. Ugh, jangan kaget begitu melihat jam di dinding sudah menunjukkan jam pulang kantor tapi pekerjaan belum selesai! Oleh sebab itu, pandai-pandailah menahan diri untuk tidak berkomunikasi dengan teman sebelah kalau pekerjaan Anda belum selesai. Cara menghindarinya? Bisa dengan menggunakan earphone untuk memblokir obrolan-obrolan tersebut.
  4. Camilan. Yap, siapa sangka kalau camilan bisa menghambat produktivitas di kantor? Padahal, beberapa sumber menyebutkan bahwa camilan membuat para pekerja lebih konsentrasi dan juga lebih fokus karena sifatnya yang mampu mengganjal rasa lapar. Hmm, pendapat itu mungkin benar adanya. Akan tetapi, sebaiknya batasi jumlah camilan yang disediakan untuk bekerja. Sebab, jika meja Anda penuh dengan camilan, Anda pun akan selalu tergoda untuk mengambilnya alih-alih mengerjakan pekerjaan Anda.

Selain empat hal di atas, apa yang selalu menjadi sumber distraksi bagi Anda saat bekerja? (Tr)

Read More...

Friday, July 22, 2016

Jangan Asal Menyimpan Koleksi Kartu Electronic Money

Leave a Comment
Bagi seorang kolektor kartu, memang memiliki banyak kartu dengan fungsi yang sama memang menjadi hal yang umum. Misalnya saja, seperti kartu yang difungsikan sebagai uang elektronik atau electronic money. Meskipun fungsinya sama saja, namun pihak bank yang mengeluarkan biasanya akan menerbitkan kartu dengan beragam desain. Sehingga menarik minat kolektor kartu untuk melengkapi koleksinya dengan beragam desain yang diterbitkan. Apalagi dengan semakin banyaknya toko jual printer ID Card yang menyediakan printer khusus untuk mencetak desain gambar di atas kartu.
Nah, setelah membelinya tentu akan sayang dong jika kartumu ini kemudian dibiarkan begitu saja? Apalagi, jika di dalam kartu electronic money masih terdapat saldo. Sayang dong jika sampai hangus begitu saja. Berikut ini, adalah tips menyimpan koleksi kartu electronic money mu supaya semua tetap bisa digunakan:

  • Bawa seperlunya

Tahukah kamu bahwa terlalu banyak kartu yang kamu bawa di dalam dompet dapat beresiko mempercepat kerusakan kartu? Apalagi, jika dalam satu slot kartu kamu paksakan diisi dengan 2 atau lebih kartu. Tidak hanya kartumu saja yang beresiko cepat rusak, dompetmu pun juga akan menjadi cepat rusak. Sebab itulah, sebaiknya hanya bawa kartu yang kamu butuhkan saja. Kamu tidak mungkin menggunakan beberapa electronic money secara bersamaan kan? Sebaiknya, hanya bawa satu saja yang sedang aktif kamu gunakan. Jadi, akan lebih menghemat slot kartumu dan bisa kamu manfaatkan untuk kartu yang lain kan?

  • Gunakan tempat khusus untuk penyimpanan

Jika kamu sudah memiliki lebih dari 10 buah kartu, sebaiknya mulailah untuk membeli sebuah tempat khusus untuk menyimpan seluruh koleksi kartumu. Kamu bisa membeli tempat kartu yang berbentuk seperti sebuah kotak, berbentuk seperti dompet, atau seperti sebuah album. Jika kamu memang berniat untuk terus menambah koleksi kartumu dalam jumlah yang cukup banyak, kamu bisa memilih tempat penyimpanan yang memiliki kapasitas cukup banyak. Dengan begitu kamu tidak perlu bolak-balik membeli tempat yang baru ketika koleksimu terus bertambah.

  • Gunakan secara bergantian

Jangan lupa, bahwaelectronic money memiliki batas waktu kadaluarsa, dan umumnya adalah satu tahun. Untuk menjaga agar kartumu tidak kadaluarsa, sebaiknya gunakan kartu ini secara bergantian. Jika koleksimu masih kurang dari 12, mungkin kamu bisa melakukan perputaran atau pergantian kartu setiap bulan. Namun, jika koleksi kartumu cukup banyak, kamu bisa menggunakan beberapa kartu secara bergantian dalam satu bulan.

  • Beri keterangan

Saat menyimpan koleksimu setelah digunakan, berilah catatan kecil mengenai tanggal terakhir penggunaan dan sisa akhir saldo dalam kartu tersebut. Sebaiknya gunakan post it, sticker atau sejenisnya untuk memberi keterangan ini, agar kamu bisa menggantinya dengan mudah tanpa meninggalkan bekas apapun. (Vita)

Read More...

Monday, July 4, 2016

Benda Penting Saat Perjalanan Mudik

Leave a Comment
Ketika mendengar kata mudik, pasti yang pertama terpikirkan adalah kemacetan panjang yang harus dihadapi. Bahkan, ada loh yang bilang bahwa mudik tanpa macet itu, bukan mudik namanya. Cuma pulang kampung biasa. Yap, mudik memang identik dengan yang namanya macet. Bahkan, jika mobil yang kamu gunakan mudik tidak dilakukan perawatan dengan baik, mobil sebagus Mitsubishi Pajero Sport pun bisa jadi mengalami masalah saat menghadapi kemacetan yang sangat parah saat arus mudik ini. Karena itulah, penting untuk dilakukan perawatan dan pemeriksaan sebelum memulai perjalanan mudik.

Selain melakukan perawatan mobil, ada hal yang tidak kalah pentingnya saat perjalanan mudik, yaitu beberapa benda penting yang harus ada saat perjalanan mudik. Sayangnya, benda ini terkadang justru seringkali diabaikan. Meskipun tetap berada di dalam mobil, namun terkadang tidak diketahui keberadaannya. Atau, bisa juga tertumpuk oleh beragam benda lain yang dibawa saat mudik, akibatnya kita akan merasa kesulitan saat membutuhkannya. Beberapa benda ini adalah:

  • Kotak perkakas

Kotak perkakas ini berisi beragam macam perkakas yang akan bermanfaat saat mobil mengalami masalah pada mesin. Isinya beragam dan bisa saja berbeda pada setiap kotak, karena ini bukanlah bawaan dari mobil langsung. Kamu harus membeli kotaknya dan kemudian mengisinya dengan berbagai perkakas yang mungkin akan kamu butuhkan. Misalnya seperti tang, obeng, kunci inggris, dan sebagainya.

  • Kotak P3K

Biasanya saat kamu membeli kotak ini, sudah ada isinya berupa betadine, minyak kayu putih, perban, dan beberapa obat standar lainnya. Kotak ini sangatlah penting, karena kamu kan nggak tahu kapan kamu akan mengalami hal yang tidak diharapkan. Misalnya saja ketika kamu sedang mengambil sesuatu lalu tanganmu tergores. Setidaknya kamu akan membutuhkan betadine untuk mengobati tanganmu kan?

  • Tanda Segitiga

Tahu tanda segitiga yang sering dipasang ditepi jalan ketika ada mobil yang bermasalah? Tanda segitiga ini biasanya akan menyala merah ketika suasana gelap dan terkena pantulan sinar. Tanda ini berguna untuk memperingatkan pengguna jalan lainnya bahwa beberapa meter didepannya terdapat mobil yang berhenti karena suatu masalah, bisa karena mogok atau juga karena ban yang pecah sehingga harus diganti.

Ketika dalam perjalanan, terkadang kamu juga akan menemui razia dari kepolisian lalu lintas, dan jangan kaget ketika mereka memintamu untuk menunjukkan beberapa benda penting ini. Kalau kamu tidak bisa menunjukkannya, kamu harus siap untuk terkena tilang. Jangan protes jika terkena tilang karena hal ini, sebab ketiga benda ini memanglah penting. Tapi, kalau kamu tidak diingatkan dengan adanya razia, mungkin kamu akan terus menganggapnya tidak penting dan mengabaikannya begitu saja. (Vita)

Read More...
.